Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Berkat jadi Kutukan

Matius 11:20-24 (TB)  Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu." -------------------------------- Pada kitab Matius 11:20-24 tertulis kisah Yesus yg mengutuki kota Bethsaida, Chorazin, dan Kapernaum. Yesus ...

Message dan Delivery

Dalam public speaking, spengetahuan saya, ada dua unsur utama yg perlu diperhatikan. Pertama MESSAGE yg ingin disampaikan dan  DELIVERY MESSAGE atau cara menyampaikan MESSAGE. MESSAGE yg baik tapi tidak DI DELIVER dgn tepat maka akan sia sia. Saya kenal dgn beberapa orang yg pya konsep dan pemikiran yg baik tapi sayangnya tidak bisa men DELIVER message dgn tepat. MESSAGE yg tdk baik tapi DI DELIVER dgn tepat maka akan berbahaya. Adolf Hitler mungkin salah satu contoh yg baik. Dia "pure natural born orator", punya skill orasi yg luar biasa yg bisa menyihir pendengarnya. Tp sayangnya MESSAGE yg disampaikan tdk baik, penuh provokasi dan kebencian. MESSAGE yg baik dan DI DELIVER dgn tepat maka akan menggerakkan orang. Orator hebat macam Soekoarno, bung Tomo, Obama adalah beberapa contohnya. MESSAGE berkaitan/ditentukan oleh/dgn value, konsep, wawasan yg dimiliki si pembicara. DELIVERY berkaitan/ditentukan oleh metode, leadership skill.

Yesus Tuhan

Yesus adalah Tuhan karena : 1. Nubuat para nabi ratusan tahun sebelumnya  dipenuhi oleh Yesus secara tepat. 2. Yesus Lahir dari perawan 3. Yesus berkuasa memberikan nyawanya utk disalibkan. 4. Ia bangkit dari kematian 5. Dia berkuasa mengampuni dosa 6. Dia berkuasa menyembuhkan penyakit, berkuasa mengusir setan, dan berkuasa atas alam 7. Dia tidak bercacat cela selama hidup di bumi. Ia telah dicobai tetapi tdk sekalipun berdosa.

Dua Hal

Salah satu tema kotbah Yesus di bukit adalah perihal Dua Hal/Dua Pilihan. 1. Gerbang Sempit dan Jalan Sempit Vs. Gerbang Lebar dan Jalan Lebar. Disini Yesus berkata bahwa untuk selamat seseorang harus berusaha untuk masuk lewat gerbang sempit dan jalan yg sempit. Yesus adalah gerbang yg sempit itu yg melalui Dia saja lah kita bisa sampai kepada Allah Bapa dalam kerajaan sorga. Kebanyakan orang kemungkinan akan memilih gerbang yg lebar dan jalan yg lebar krn alasan kenyamanan. Tetapi jangan pernah ikut arus kebanyakan, apalagi jika itu terkait masalah iman kpd Tuhan. Kita harus berani memilih jalan yg tidak populer dan tidak nyaman karena kita tahu bahwa itu yg membawa kita pada keselamatan. 2. Buah Yg Baik Vs. Buah Yg Tidak Baik. Masa saat ini banyak orang yg memberikan pandangan pandangan yg kelihatannya baik bagi kita, tapi ternyata menyesatkan. Yesus mengibaratkan orang tersebut seperti serigala yg berbulu domba dan nabi palsu. Supaya berhati hati terhadap pandangan menyesatkan ...

Ask-Seek-Knock

Ask-Seek-Knock : Matius 7:7 Ask-Seek-Knock adalah wujud dari Doa (Ask) yang dibarengi usaha (yaitu Seek dan Knock). Yakobus 4 berkata bahwa kita tidak mendapatkan yg kita inginkan karena kita tidak berdoa meminta pada Tuhan. Atau kita sudah berdoa, tapi yg kita minta semata mata untuk memuaskan hawa nafsu dan egoisme kita saja. Kita salah berdoa. Lantas bagaimana contoh doa yg benar? Alkitab memberikan salah satu contoh yaitu doa Raja Salomo ketika meminta hikmat kebijaksanaan dari Tuhan. Silahkan baca 1 Raja-Raja 3. Jika sudah membaca, maka kita akan dapat mengetahui unsur unsur doa Salomo ketika dia meminta hikmat bijaksana : 1. Unsur Pengucapan Syukur Salomo memulai doanya dengan menceritakan kebaikan Tuhan yg telah diperbuatNya di masa lalu. Artinya ada rasa syukur atas apa yg telah Tuhan lakukan/beri. 2. Unsur kerendahan hati Salomo memakai kata "your servant" yg merefer pd dirinya sendiri ketika berdoa pd Tuhan.  Artinya dia sadar bahwa walaupun dia sdh menjadi ...