Dua Hal
Salah satu tema kotbah Yesus di bukit adalah perihal Dua Hal/Dua Pilihan.
1. Gerbang Sempit dan Jalan Sempit Vs. Gerbang Lebar dan Jalan Lebar.
Disini Yesus berkata bahwa untuk selamat seseorang harus berusaha untuk masuk lewat gerbang sempit dan jalan yg sempit. Yesus adalah gerbang yg sempit itu yg melalui Dia saja lah kita bisa sampai kepada Allah Bapa dalam kerajaan sorga. Kebanyakan orang kemungkinan akan memilih gerbang yg lebar dan jalan yg lebar krn alasan kenyamanan. Tetapi jangan pernah ikut arus kebanyakan, apalagi jika itu terkait masalah iman kpd Tuhan. Kita harus berani memilih jalan yg tidak populer dan tidak nyaman karena kita tahu bahwa itu yg membawa kita pada keselamatan.
2. Buah Yg Baik Vs. Buah Yg Tidak Baik.
Masa saat ini banyak orang yg memberikan pandangan pandangan yg kelihatannya baik bagi kita, tapi ternyata menyesatkan. Yesus mengibaratkan orang tersebut seperti serigala yg berbulu domba dan nabi palsu. Supaya berhati hati terhadap pandangan menyesatkan sperti itu, Yesus menyuruh kita untuk menguji dari "buahnya" karena dari buahnya kita bisa kenal pohonnya. Yesus menggunakan terminologi buah yg baik dan buah yg buruk. Lantas seperti apa buah yg baik itu. Buah yg baik terlihat dari tutur kata dan tindakan seseorang yg bersesuaian dgn firman Tuhan. Seseorang bs menghasilkan buah yg baik apabila dia ada didalam Kristus yg adalah "pokok Anggur". Sama seperti ranting yg hanya bs berbuah apabila melekat pada pokoknya, seperti itu jglah kita hanya bs berbuah baik bila melekat pada Kristus.
3. Fondasi Yg Baik vs Fondasi Yg Buruk.
Ibarat rumah yg dibangun diatas pondasi yg kokoh akan bertahan menghadapi badai hujan, begitu pula hidup kita apabila dibangun diatas fondasi firman Tuhan akan menjadi hidup yg kuat menghadapi segala macam ujian dan pencobaan.
Jadi jika saya mencoba merangkai ketiga hal diatas adalah sbb :
Kita harus berani memilih jalan kebenaran (walau tdk populer dan tidak nyaman) dan tidak terhasut oleh nabi/ajaran palsu yg dapat kita kenali dari buahnya, yaitu nabi/ajaran yg bertentangan dgn Firman Tuhan. Dan untuk bisa kokoh menghadapi segala macam ujian dan pencobaan kita harus punya pondasi yg kuat didalam Kristus.
Sekian
Komentar
Posting Komentar