Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

6C

Jajaran manajemen Pertamina telah sangat baik merumuskan tata nilai 6C sebagai modal utk meraih visi misi perusahaan. CLEAN Sy memahaminya bahwa insan Pertamina harus punya integritas dlm bekerja. Contoh nyatanya tidak korupsi/KKN, tidak terima suap, tidak berpihak pada satu vendor, tidak merekayasa data bohong, dll. COMPETITIVE Sy memahaminya bahwa insan Pertamina harus punya semangat utk berkompetisi membawa perubahan yg baik. Sebenarnya kompetisi yg pertama dan terutama bukanlah dgn orang lain tetapi dgn diri sendiri. Jika bisa mengalahkan diri sendiri maka kita bs memenangkan hampir semua arena kompetisi  Contoh nyata : berlomba untuk memberikan dampak positif yg nyata bagi lingkungan (PROPER), berlomba memberikan ide/inovasi terbaik utk kemajuan perusahaan (CIP, Knowledge Sharing), dll. CONFIDENT Sy memahami bahwa insan Pertamina harus punya rasa percaya diri bahwa kita bisa, kita mampu, kalau kita punya kemauan yg besar. Insan Pertamina harus positive thingking. Contoh ...

Hidup Sperti Apa Yang Kita Inginkan?

Seandainya TIDAK ADA yg dapat menghalangi kita meraih apapun, hidup seperti apakah yang  anda inginkan? Imajinasikanlah hidup yang anda inginkan tsb*. Lalu, secara realita, hambatan apa saja yg bisa menghalangi anda utk meraih hidup yg anda inginkan tsb? Sekarang, apakah keinginan anda lebih besar dibandingkan dgn hambatan anda? Apakah keinginan anda lebih kuat dibandingkan dgn kekhawatiran anda akan hambatan-hambatan? Apakah keinginan anda lebih mendorong anda dibandingkan dengan hambatan-hambatan? Jika anda menjawab YA, SELAMAT! Hidup yg anda inginkan bisa anda dapatkan. * : hidup seperti apa yg diinginkan seseorang sgt dipengaruhi oleh nilai hidup yg dia pegang

Manajemen

Manajemen bagi saya adalah suatu sistem yang mengubah visi misi menjadi kenyataan. Untuk bisa mengubah visi misi menjadi kenyataan maka perlu suatu manajemen yang baik. Suatu manajemen disebut baik apabila mengandung 4 tahap siklus yaitu : PLAN, DO, CHECK, ACT. PLAN. Pada tahap ini, visi misi dijabarkan menjadi lebih detail ke dalam target-target dalam jangka waktu yang pendek hingga nanti ujungnya adalah terwujudnya visi misi. Pada tahap ini seseorang juga harus membuat strategi dan rencana kerja untuk mencapai target tersebut. DO Setelah target, strategi dan rencana kerja sudah dirumuskan, maka tahap selanjutnya adalah mengeksekusinya. Eksekusi ini tentunya dibatasi oleh tata waktu sesuai dengan target yang sudah dibuat. CHECK Setelah tata waktu tercapai, tahap berikutnya adalah melakukan review terhadap hasil eksekusi. Hasil eksekusi dapat menghasilkan 3 hasil yaitu hasil yang dibawah target, mencapai target, atau bahkan melebihi target. Treatment untuk 3 hasi...

Business As Usual (BAU)

Ungkapan Business As Usual (sy singkat BAU) mengandung makna melakukan pekerjaan seperti biasa. Orang yg bermental dan bermindset BAU biasanya orang yg penakut, pesimis, miskin ide dan inovasi, dan tidak percaya diri sehingga dalam melakukan suatu pekerjaan dia melakukan pekerjaan dgn cara-cara biasa dan rutin saja. Hasil kerja yg didapat pun biasa saja. Datar saja. Dalam pekerjaan, banyak hal yg menyebabkan seseorang punya mental dan mindset BAU. Salah satu faktornya adalah Faktor lingkungan. Tak jarang sy amati, orang yg tadinya tidak BAU menjadi BAU krn pengaruh lingkungan kerja dan juga sosok atasannya. Ketika kita memasuki suatu lingkungan baru, pada akhirnya hanya akan terdapat 2 kemungkinan : pertama kita dipengaruhi oleh lingkungan (Follower), ATAU kita mempengaruhi lingkungan (Leader). Lingkungan BAU ataupun seseorang yg BAU adalah masalah bagi perusahaan yg ingin MELESAT maju dalam tempo yg cepat. Salah satu solusinya adalah dibutuhkan seseorang dengan sosok kepemimpinan y...

Kisah Para Rasul 1

Pasal ini menceritakan saat saat terakhir Yesus di bumi bersama para murid sebelum Dia terangkat ke sorga. Peristiwa kebangkitan Yesus saat itu sedang menjadi trending topic. Baik bagi orang orang yg dipengaruhi oleh berita hoax yg disebarkan orang Farisi (bahwa mayat Yesus sudah dicuri dr kuburnya) maupun ratusan para saksi mata yg melihat langsung Yesus yg hidup. Tp tentu saja kita bisa tahu dgn pasti bahwa hoax orang Farisi tidaklah mungkin benar. Krn kebangkitam Yesus sudah menjadi api yg membakar semangat penginjilan para Murid sampai ke ujung bumi. Jika hoax org Farisi benar, tidak mungkin para murid bersusah susah menyebarkan Injil dan bahkan rela mati. "Jika Kristus tidak bangkit maka sia-sialah iman kita dan kita adalah org yg paling malang". Begitulah kira2 kata Paulus yg dulunya adalah Persekutor org2 Kristen. Saat Yesus berpisah dari para murid dan terangkat ke Sorga, Yesus sempat berpesan pada para murid utk tinggal dahulu di Jerusalem dan menanti selama 10 h...